"Sang Kaisar" Bawa Inter Kembali ke Puncak Serie-A

Kompas.com - 26/01/2009, 06:05 WIB

MILAN, SENIN — Inter Milan kembali merampas takhta klasemen sementara Serie-A dari tangan Juventus berkat kemenangan 1-0 atas Sampdoria, Senin (26/1) dini hari WIB. Adriano menjadi orang paling berjasa membawa "Nerazzurri" ke posisi tersebut karena "Sang Kaisar" yang mencetak gol tunggal di laga itu.

Menjelang babak pertama usai, striker yang kerap jadi pecundang karena perilakunya di luar lapangan tersebut membobol gawang "Il Samp". Menyambut umpan silang Maicon, Adriano meneruskannya dengan sebuah tendangan voli sehingga bola membobol gawang tim tamu yang dikawal Luca Castellazzi.

Dalam pertandingan ini, Jose Mourinho juga mendapat kartu merah sebelum Adriano yang merupakan "musuh"-nya itu mencetak gol. "The Special One" yang tampak khawatir sepanjang laga babak pertama diusir karena terlalu keras melakukan protes terhadap ofisial pertandingan.

Donasi tiga angka di pekan ke-20 ini membuat Inter total mengumpulkan 46 poin, unggul tiga angka dari Juventus yang hanya 24 jam memimpin klasemen sementara.

Inter kehilangan Zlatan Ibrahimovic karena terkena akumulasi kartu kuning, sedangkan Sampdoria harus tampil tanpa striker andalannya, Antonio Cassano, akibat cedera leher. Karena itu, kedua tim bermain tanpa pemain bintang.

Meskipun demikian, pertandingan tetap berlangsung seru karena baik Inter, maupun Sampdoria memburu kemenangan demi mencapai targetnya masing-masing. "Nerazzurri" tentu saja perlu tiga poin untuk kembali ke puncak klasemen, sedangkan "The Blucerchiati" harus menang agar bisa menjauh dari ancaman degradasi.

Sejak peluit kick-off, berbunyi kedua kubu saling serang, tetapi kesulitan mencetak gol. Bahkan menjelang turun minum, Mourinho yang tampak emosional di pertandingan itu terpaksa diberi kartu merah karena berteriak kepada wasit.

Namun setelah itu, Inter justru bisa memecah kebuntuan. Adriano, yang sempat berseteru dengan pelatihnya karena dia dihukum tak boleh bermain meskipun performanya bagus sejak awal musim—dihukum karena tidak disiplin di luar lapangan—meneruskan umpan Maicon dengan tendangan voli. 1-0 untuk Inter.

Pada babak kedua, giliran Sampdoria yang lebih banyak memberikan tekanan. Namun, mereka gagal mencetak gol karena penampilan gemilang kiper Julio Cesar yang beberapa kali mementahkan peluang emas tim tamu.

Sampai peluit panjang berbunyi, Inter tetap unggul 1-0 dan hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkannya melawan "The Blucerchiati" sejak 21 Maret 1999 yang pada kala itu Inter kalah 0-4 di Marassi. (CH4/LOU)

- Susunan pemain

Inter: Julio Cesar; Maicon, Samuel (Cordoba 46), Chivu (Maxwell 83), Santon; Zanetti, Cambiasso, Muntari; Stankovic; Adriano, Mancini (Figo 77).

Sampdoria: Castellazzi; Raggi (Ziegler 60), Palombo, Gastaldello (Padalino 49); Stankevicius, Delvecchio, Sammarco, Franceschini (Bellucci 63), Pieri; Dessena, Pazzini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau