Komponen Pengundang Bahaya di Motor Saat Hujan

Kompas.com - 27/01/2009, 05:26 WIB

Musim hujan begini, banyak yang harus diperhatikan pada sepeda motor. Bukan cuma pada ban, terutama bagi mereka yang suka pakai semi-slick harus ganti ke standar lantaran licin, melainkan ada beberapa komponen lain yang bisa menimbulkan efek licin. Bahkan, kata Subhan dari bagian Promotion Safety Riding PT Astra Honda Motor, Jakarta, komponen tersebut berpengaruh pada pengendalian (handling). Kalau sudah begitu, keselamatan bisa terancam.

Seperti pegangan (grip) pada setang. Waktu melintir gas mendadak, tenaga mesin bagaikan tidak sesuai putaran grip. Ternyata grip gas melorot lantaran sudah tidak menggigit ke selongsongan. "Beberapa kali kejadian di Jupiter MX135," bilang Cece, mekanik Mitra 2000 Lodan, Jakarta Utara.

Problem handel gas melorot jelas bisa mengancam nyawa. Ini bisa dibayangkan misalnya ketika pengguna motor menyalip mobil atau bis dan butuh kecepatan lebih, tetapi mendadak motor tidak melesat lantaran putaran grip tidak membuat motor bergerak sesuai putaran mesin.

Itu baru soal grip yang kanan. Yang sebelah kiri pun bisa mengancam, terutama saat menikung ke kiri. Handel sudah tidak melekat ke setang, ditambah kena siraman air hujan. Nah, saat diajak rebah (menikung), grip bisa lepas dari pegangannya.

Selain grip pada setang, masalah juga muncul di sadel. Ini dialami tim Motor Plus saat pengujian Motor Plus Award 2008. Jok Suzuki Skywave 125 terbilang paling licin, terutama saat pengereman setelah motor melesat dengan kecepatan 60 km/jam. Kalau enggak sigap, badan bisa jauh bergeser ke depan.

Perlu diketahui bahwa ada kulit jok yang bukan bawaan pabrik dan itu licin. Dampak lain jika jok licin di motor bebek adalah tangan dipaksa kerja keras untuk menahan beban badan.

Masih ada lagi, yaitu footstep standar diganti dengan model yang tanpa dilapisi karet. Ketika hujan, perangkat tersebut sangat licin, dan paling bahaya pada bagian rem kaki. Pengereman bisa tidak sempurna lantaran telapak kaki tergelincir akibat licin.* (Aong)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau