Roadmap Investasi 2009: Pangan, Energi, dan Infrastruktur

Kompas.com - 27/01/2009, 11:26 WIB

JAKARTA, SELASA — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), hari ini, Selasa (27/1), meluncurkan Roadmap Penanaman Modal untuk tahun 2009. Roadmap yang dituangkan dalam buku setebal 203 halaman ini diharapkan dapat menjadi guideline bagi investor untuk menghadapi masalah ketersediaan informasi yang selama ini menjadi kendala dalam perbaikan investasi nasional.

Pangan, energi, dan infrastruktur merupakan tiga tema utama yang termuat dalam roadmap ini. Tema pangan dipilih karena terkait erat dengan kondisi geografi dan potensi alam Indonesia. Fokus tema pangan adalah padi, jagung, kedelai, tebu, CPO, dan kakao.

Sementara itu, energi dipilih terkait fungsinya sebagai roda perekonomian masyarakat. Tema infrastruktur juga menjadi fokus terkait kemampuannya memastikan terealisasinya seluruh kegiatan investasi. "Namun demikian, bukan berarti tema atau sektor lainnya diabaikan. Tema lain tetap harus menjadi agenda bagi daerah," ujar Fadhil Hasan dari Indef dalam presentasinya mengenai roadmap di Auditorium BKPM.

Roadmap yang dirasakan sangat mendesak karena terkait sumber pendanaan yang berkelanjutan ini merupakan sebuah sinergi dari berbagai rencana strategis dari departemen-departemen terkait. Oleh karena itu, roadmap ini dapat menjadi arahan strategis mengenai investasi secara nasional yang meliputi kebutuhan investasi, arah investasi, dan arah fasilitas investasi.

Dalam roadmap ini, BKPM bertindak sebagai koordinator kegiatan penanaman modal dengan insentif-insentif yang akan dimunculkan karena menjadi instrumen kebijakan strategis untuk meningkatkan daya saing penanaman modal, terutama penanaman modal asing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau