JAKARTA, SELASA — Pemerintah akan memberikan rumah sementara bagi Umi Saodah dan ibunya selama di Jakarta. Umi merupakan TKI yang terjebak di Jalur Gaza dan berhasil dievakuasi pada 23 Januari lalu.
Selain menyediakan rumah penampungan sementara, Umi juga akan menerima santunan untuk modal usaha. Hal tersebut dikatakan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Teguh Wardoyo, dalam jumpa pers kepulangan Umi Saodah di Gedung Deplu, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
"Pascakepulangan Umi, pemerintah memberikan rumah untuk menampung Umi dan ibunya sementara waktu di Jakarta. Demikian pula untuk transportasi kepulangan Umi ke Semarang," jelas Teguh.
Pada Rabu (28/1) besok, Umi menerima santunan dari pemerintah yang akan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno. "Besarnya santunan, cukup untuk bekal Umi. Sebab, selama 8 tahun bekerja, hanya digaji selama dua tahun," kata Teguh.
Saat akan kembali ke Indonesia, Umi diberikan tambahan gaji 2.000 dollar AS. Umi mengaku gaji yang menjadi haknya sebesar 125 dollar AS per bulan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang