JAKARTA, RABU - Indonesia untuk sementara memimpin Grup B babak kualifikasi Piala Asia 2011. Pada pertandingan kedua di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (28/1), Charis Yulianto dkk berhasil menahan Australia 0-0.
Indonesia yang sudah tampil dua kali, mengantongi nilai 2, unggul 1 poin atas Australia dan Oman. Sebelumnya, di kandang Oman, Indonesia juga bermain seri tanpa gol.
Tampil di hadapan sekitar 50 pendukungnya, Indonesia tampil cukup apik. Mereka mampu mengimbangi setiap permainan Australia.
Bahkan, bisa dikatakan Indonesia justru lebih banyak menekan dan membahayakan Australia. Sayang, penyelesaian akhir para pemain Indonesia masih terlalu lemah.
Di menit ke-4, Firman Utina yang mendapat bola dari Isnan Ali, mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti. Dia melepaskan tendangan keras, tapi masih bisa ditangkap kiper Australia.
Semenit kemudian, sundulan Musafri mengarah ke gawang, tapi terlalu lemah. Sementara Australia sesekali menyerang dengan bola-bola panjang dan menyilang, namun masih belum mampu membahayakan gawang Markus Horison.
Di menit ke-12, sebuah kombinasi Ponaryo dan Budi Sudarsono menghasilkan peluang cukup bagus. Sayang, tendangan Budi dari jarak jauh masih melambung.
Di menit ke-30, umpan silang Daniel Allsopp langsung diburu Archie Thompson. Dia memotongnya, namun bola terblok Maman Abdurahman dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Menit ke-34, TA Musafri kembali mendapat umpan dari Firman Utina dari sisi kiri pertahanan Australia. Sayang, tendangannya masih kurang tepat.
Di menit-menit akhir babak pertama, Indonesia kembali membuat beberapa peluang. Boaz Solossa sukses menembus pertahanan dan masuk ke kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa diblok defender Australia, sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Australia sempat mendapat tendangan bebas di menit terakhir babak pertama. Tapi, mereka gagal memanfaatkannya, karena Markus Horison berhasil menangkap bola.
Memasuki babak kedua, Australia mencoba menekan dengan cepat. Pada menit ke-46, serangan Australia cukup membahayakan. Tapi, tekanan mereka masih bisa diantisipasi barisan belakang Tim Garuda.
Setelah itu, giliran Indonesia menekan. Di menit ke-64, Budi Sudarsono menanduk umpan silang Mushafry. Peluang besar buat Indonesia. Sayang, tandukan Budi terlalu lemah, hingga bola mudah ditangkap kiper Australia, Eugen Galekovic.
Semenit kemudian, giliran Australia membahayakan gawang markus Horison. Tendangan keras Archie Thompson coba ditangkap Markus. Bola terlepas. Untung, dia segera berhasil menangkapnya, sebelum ditendang Matthew Simon ke gawang.
Di menit ke-77, Indonesia sempat dikagetkan oleh gol Matthew Simon dengan sundulan. Beruntung, wasit jeli dan menganulirnya, karena dia sebelumnya sudah berada di posisi offside.
Di menit-menit akhir pertandingan, kedua tim mencoba menekan. Namun, tak ada serangan yang berbahaya. Justru tekanan Indonesia di menit ke-90 plus 2 cukup membahayakan. Elie Aiboy mendapat umpan dari Bambang Pamungkas. Sayang, Aiboy tak langsung menendang bola ke gawang, tapi justru menggoceknya. Sehingga, peluang itu hilang percuma. (HPR/LHW)
Susunan Pemain
Indonesia: 1-Markus; 6-Charis, 25-Isnan, 28-Salampessy, 37-Maman; 7-Boas, 11-Ponaryo, 15-Firman, 18-Hariono; 13-Budi (Erol Iba 83), 9-Mushafry (Elie Aiboy 660)
Australia: 82-Eugen Galekovic; 51-Rodrigo Vargas, 66-Scott Jamieson, 72-Dean Heffernan, 3-Craig Moore; 41-Mattew McKay, 44-Paul Reid, 83-Tom Pondeljak (37 Billy Celeski 67), 86-Matt Thompson; 32-Archie Thompson, 33-Danny Allsopp (47-Matthew Simon 57)
Grup B
1. Indonesia 2 0 2 0 0-0 2
2. Oman 1 0 1 0 0-0 1
3. Australia 1 0 1 0 0-0 1
4. Kuwait 0 0 0 0 0-0 0