Tentara Israel Cegat Diplomat Eropa

Kompas.com - 28/01/2009, 21:50 WIB

PARIS, RABU — Pemerintah Perancis memanggil Duta Besar Israel, Rabu (28/1). Mereka memprotes ulah tentara Yahudi itu yang mencegat para diplomat Eropa dan melepaskan tembakan peringatan di satu penyeberangan perbatasan di Gaza.

Konvoi diplomatik yang membawa serta Konsul Jenderal Perancis dihentikan oleh pasukan Israel di pintu penyeberangan perbatasan Erez, Selasa.

Mereka sempat ditahan selama enam jam ketika mereka berusaha untuk meninggalkan Jalur Gaza, dan kembali ke Jerusalem. "Iring-iringan itu, yang termasuk beberapa diplomat Eropa lainnya, menerima dua kali tembakan peringatan dari para serdadu Israel," kata juru bicara Perancis, Eric Chevallier.

Sementara itu dari Kota Gaza, kantor berita Perancis, AFP, juga melaporkan, Hamas mengakui telah menembaklan tiga mortir terhadap pasukan Israel yang sedang melakukan operasi di dalam wilayah Jalur Gaza, Rabu.

Brigade Ezzedine Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya telah menembakkan tiga mortir terhadap pasukan Zionis itu. Mereka menuduh Israel melakukan serangan di Maghazi timur di tengah wilayah Palestina.

Para saksi mata membenarkan menyaksikan serangan mortir terhadap empat tank Israel yang sedang beroperasi di daerah itu. Namun, pihak militer Israel belum memberikan tanggapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau