BANDUNG, KAMIS — Produktivitas rata-rata sapi perah di Jawa Barat lebih kurang 15 liter per hari masih rendah. Sapi berkualitas bisa menghasilkan sekitar 20 liter susu per hari. Peternak sapi juga mengeluhkan harga susu yang belum pantas.
Abdul Rachman (50), peternak sapi di Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/1), mengatakan, sapinya menghasilkan sekitar 12,5 liter per hari. Harga susu paling tinggi Rp 3.500 per liter sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.
Sebab, harga pakan semakin mahal. Harga dedak misalnya sebesar Rp 62.500 per karung isi 50 kilogram (kg), rumput sebesar Rp 6.000 per ikat, dan ampas tahu atau singkong Rp 23.000 per karung isi 50 kg. Berdasarkan itu, harga susu yang pantas lebih dari Rp 4.000 per liter.
Asep (37), peternak sapi di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, memiliki lima sapi, masing-masing menghasilkan sekitar 15 liter susu per hari. Harga berbagai jenis pakan sapi belakangan ini cenderung naik. Rumput, misalnya, melonjak dari Rp 100 per kg tahun lalu menjadi Rp 200 saat ini. Ongkos produksi naik terus, tetapi harga susu tetap paling tinggi yaitu Rp 3.450 per liter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang