JAKARTA, JUMAT — Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edy Purdijatno menegaskan, pihaknya siap membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengangkut dan mengirim logistik menjelang pelaksanaan pemilu ke berbagai daerah di Tanah Air. Namun, untuk keperluan tersebut, KPU harus terlebih dahulu memenuhi dana operasionalnya.
"Saat ini belum ada pembicaraan dari KPU, tapi kami sudah menyatakan siap," kata Tedjo yang ditemui wartawan di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (30/1).
Tak hanya dana operasional, TNI AL pun membutuhkan perencanaan yang matang dari KPU, baik mengenai rute pengiriman, pemenuhan kebutuhan konsumsi awak kapal, serta jenis dan banyaknya logistik yang harus dikirim.
Satu hal terpenting yang ditekankan Tedjo adalah masalah bahan bakar. "Pelaksanaannya pun harus secepatnya, sebab TNI AL harus mengalokasikan kapal yang akan dialokasikan serta jumlah awak yang bertugas," sambungnya.
Perencanaan dan penghitungan anggaran itu dipandang penting agar benturan kepentingan antara tugas reguler TNI AL dan kebutuhan KPU tidak terjadi. " Jadi, ke daerah mana pun kita sudah siap, tapi harus ada perencanaan," kata Tedjo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang