JAKARTA, JUMAT — Departemen Luar Negeri (Deplu) mengharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memprioritaskan pengiriman logistik pemilu untuk wilayah pemilihan luar negeri.
Juru bicara Deplu Teuku Faizasyah mengatakan, pengiriman logistik pemilu seperti surat dan kotak suara untuk luar negeri harus didahulukan. Pasalnya, KPU harus memperhitungkan lama pengiriman, terutama untuk wilayah-wilayah di kawasan Afrika dan Amerika Latin.
"Hal-hal tersebut harus diperhatikan dan tidak boleh dianggap remeh. Bisa saja terjadi sesuatu, misalnya pemogokan buruh, kalau ya kargo tidak bisa dilayani dengan baik," ujarnya di Gedung Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (30/1).
Dia pun meminta agar logistik tersebut sudah tiba di tiap-tiap Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) sebulan sebelum Pemilu diselenggarakan. Menurut Faizasyah, pihak Deplu sudah menyampaikan kepada KPU mengenai hal tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang