NEW YORK, SABTU — Nilai saham Wall Street diakhiri dengan rekor penurunan terendah bulan ini. Seluruh indeks saham terkemuka merosot tajam dalam 2 hari berturut-turut.
Penurunan itu mengakibatkan kemerosotan persentase tertinggi Januari bagi masing-masing indeks industrial Dow Jones dan Standard & Poor’s 500 secara berurutan 8,84 dan 8,57 persen. Beberapa pengamat pasar yakin kemerosotan tersebut merupakan indikasi dari lesunya kondisi ekonomi hingga akhir tahun, mengingat Januari selama ini digunakan sebagai acuan dari momen kebangkitan ekonomi.
Investor merespons secara negatif kebuntuan upaya Pemerintah AS membentuk sistem perbankan yang dapat menyedot kredit macet institusi keuangan yang bermasalah. Beberapa pejabat di Washington telah mengisyaratkan bahwa Pemerintah AS kemungkinan akan meninjau kembali usulan itu mengingat sistem tersebut menelan biaya tinggi.
Indeks industrial Dow Jones turun 76,70 poin atau 0,90 persen serta ditutup pada 8.000,86. Indeks The Standard & Poor’s 500 merosot 6,07 poin atau 0,70 persen serta menjadi 825,88. Indeks gabungan Nasdaq turun 0,87 poin atau 0,10 persen serta ditutup menjadi 1.476,42.