KPU Akan Perbesar Lubang Kotak Suara

Kompas.com - 31/01/2009, 11:44 WIB

TANGERANG, SABTU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat kemungkinan besar akan melakukan modifikasi dengan cara memperbesar lubang kotak suara.
     
"Modifikasi tersebut untuk mempermudah pemilih memasukkan surat suara yang sudah ditandai," kata anggota KPU Pusat, Endang Sulastri, di Tangerang, Sabtu.

Ia mengatakan, kebijakan memperbesar lubang kotak suara berdasarkan hasil evaluasi sementara dari simulasi penghitungan dan pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2009 yang digelar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Kelurahan Kadu Agung Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Endang menuturkan, saat simulasi tersebut, pihaknya melihat surat suara yang terdiri dari dua lembar memiliki lipatan yang cukup tebal sehingga tidak mudah masuk ke dalam lubang kotak suara.

Pada simulasi tersebut, kotak suara terpaksa dalam kondisi terbuka karena surat suaranya yang tebal, sedangkan lubang kotak suaranya terlalu kecil.

Dia menuturkan, pihaknya tidak akan membuat kotak suara yang baru, tetapi KPU akan memperbesar lubang kotak suara yang sudah ada.

Selain itu, ia menjelaskan, pihaknya akan memperbaiki kekurangan proses pencoblosan dari hasil evaluasi simulasi tersebut seperti tali pulpen, lipatan suara yang belum terpola, mengurangi tinggi tempat pencoblosan, dan pengiriman logistik surat suara harus dilakukan lebih cepat.

Endang mengungkapkan, ada sekitar 15 wilayah kota/kabupaten dan provinsi yang memiliki surat suara yang tebal karena banyaknya daftar calon anggota legislatif sehingga surat suara menjadi dua lembar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau