Beijing Dipadati Arus Balik

Kompas.com - 31/01/2009, 16:46 WIB

BEIJING, SABTU — Arus balik warga China ke Beijing setelah mengunjungi kampung halaman dalam mengisi liburan panjang Imlek mulai terlihat. Pada dua stasiun besar kereta api terjadi kepadatan.
    
Wartawan Antara di Beijing, Sabtu (31/1), melaporkan kedatangan ratusan ribu warga China terlihat di Stasiun Kereta Api Beijing Barat dan Stasiun Kereta Api Beijing Timur.
    
Di dua stasiun tersebut, warga tampak terus berdatangan ke Beijing setelah melakukan perjalanan dari kampung halaman, mengingat mulai Senin (2/2) kebanyakan perkantoran sudah mulai beroperasi seperti biasa, termasuk instansi pemerintah dan swasta.
    
Akibatnya, pada Sabtu dan Minggu (1/2) diperkirakan akan terjadi peningkatan arus balik ke Beijing di dua stasiun kereta api tersebut. "Saya baru tiba dari Shandong untuk bertemu dengan keluarga dan sekarang kembali ke Beijing mengingat Senin sudah mulai bekerja kembali," kata Wang, seorang pekerja yang bekerja di sebuah agen penjualan komputer.
    
Ia mengatakan, setelah seminggu, ia bersama istri dan seorang anak mengisi waktu liburan di kampung halaman. Ia telah mempersiapkan untuk kembali bekerja di Beijing, kota yang selama ini menjadi tempat mencari nafkah dan menjalani kehidupan sehari-hari.
    
Akan terjadinya peningkatan jumlah penumpang kereta api ke Beijing telah diantisipasi oleh biro transportasi Beijing.
    
Biro tersebut, seperti dilaporkan Xinhua, memperkirakan akan terjadi kepadatan penumpang kereta api yang datang ke Beijing pada Sabtu dan Minggu setelah berakhirnya liburan resmi nasional Imlek. "Sekitar 300.000 warga diperkirakan akan tiba di Beijing menggunakan kereta api pada Sabtu," demikian biro itu memperkirakan.  
    
Jumlah kedatangan warga yang menggunakan jasa kereta api telah mencapai puncaknya mulai Jumat (30/1), dan diperkirakan akan berakhir pada akhir pekan ini.
    
"Stasiun Kereta Api Beijing Barat pada Jumat didatangi 140.000 penumpang kereta api, lebih besar 20.000 orang dibanding pada hari sama tahun 2008, dan pada Sabtu ini diperkirakan akan mencapai 160.000 penumpang," kata Jin Long, wakil direktur stasiun tersebut.
    
Pihak stasiun akan menambah 40 gerbong kereta api penumpang pada Sabtu, kata Jin, yang memperkirakan pula bahwa lonjakan penumpang akan berlanjut hingga 9 Februari, atau saat berlangsungnya Festival Lentera China.
    
Untuk itu, pihak kereta api Beijing juga akan menambah sekitar 20 hingga 30 kereta penumpang setiap hari mulai Senin pekan depan untuk antisipasi lonjakan jumlah penumpang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau