PM Maliki Masih Kuat

Kompas.com - 31/01/2009, 20:04 WIB

BAGHDAD, SABTU - Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki menyambut apa yang dia katakan. Tampaknya, dirinya akan memperoleh dukungan kuat dalam pemilu tingkat provinsi, Sabtu (31/1). Ia pun menyerukan kepada para pendukungnya memberikan suara padanya dalam jumlah besar.
  
"Saya sangat bahagia hari ini karena semua informasi kami menunjukkan, bahwa kami akan mendapat partisipasi besar dari rakyat Irak dalam pemilu," katanya, setelah dia memberikan suara dalam tempat pemungutan suara di Kawasan Hijau yang dijaga ketat di Baghdad.
  
"Ini adalah kemenangan bagi semua rakyat Irak," katanya.

"Saya serukan kepada semua saudara dan saudari saya rakyat Irak untuk memilih," tukasnya.
  
Pemilu, suatu ujian yang sulit bagi Irak dalam menempuh demokrasi, juga dipandang sebagai referendum terhadap kepemimpinan perdana menteri dari Syiah, yang telah memimpin negara pertama setelah invasi pemerintah sejak Mei 2006.
  
Tingkat partisipasi di antara 15 juta pemilih akan menjadi indikasi bagi ’kepercayaan rakyat Irak terhadap pemerintah mereka dan dalam pemilu,’ yang menurutnya merupakan bukti bahwa rakyat Irak sekarang hidup di dalam keamanan yang nyata.’
  
Maliki memuji para penyelenggara pemungutan suara di 14 dari 18 kota provinsi, yang menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Komisi Pemilihan Tinggi Independen Irak mereka menghadapi ’tugas yang sangat sulit.’
  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau