WASHINGTON, MINGGU — Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama memuji pemilihan umum provinsi di Irak, Sabtu (31/1), sebagai langkah maju penting ke masa depan negara itu.
"Langkah maju penting ini akan meneruskan proses pengambilan tanggung jawab Irak untuk masa depan mereka," kata Obama dalam pernyataan setelah jutaan warga Irak pergi ke tempat pemilihan untuk memilih dewan di 14 dari 18 provinsi di negara itu.
Keamanan bagi pemilihan pertama negara itu sejak 2005 sangat ketat dengan mengerahkan aparat polisi dan militer Irak. Obama memuji bantuan teknis oleh PBB dan organisasi lainnya ke komisi pemilihan Irak, yang ia katakan, "Tampil secara profesional dalam keadaan sekitar yang sulit."
Obama mengatakan, "Penting bahwa dewan telah duduk, memilih gubernur baru, dan mulai bekerja atas nama rakyat Irak yang memilih mereka".
Irak, tempat pasukan pimpinan-AS, menyerang tahun 2004 dan menyingkirkan Presiden Saddam Hussein, sedang berjuang untuk bangkit dari tahun-tahun perselisihan sektarian dan untuk memperkokoh demokrasinya yang masih muda.
Pemilihan Sabtu dianggap sebagai ujian penting terhadap sistem keamanan dan politik yang terus meningkat di Irak ketika Obama mengusahakan penarikan dari negara itu untuk mengalihkan lebih banyak tentara ke Afganistan.
Tahun lalu, Obama mengajukan jadwal waktu 16 bulan bagi penarikan tentara tempur AS, tapi sejak berkuasa pada 20 Januari, ketika ia mengatakan AS akan "mulai bertanggung jawab meninggalkan Irak", ia tidak menyatakan apakah ia akan mempertahankan jadwal waktu itu.
Obama, yang menentang perang Irak, telah mengatakan ingin mengerahkan kembali ribuan tentara tempur dari negara itu ke Afganistan, tempat keadaan memburuk dan yang ia katakan sebagai front utama melawan Al Qaeda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang