BANTUL, MINGGU — Dua dari lima wisatawan yang hilang di Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Provinsi DIY, Minggu (1/2), akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Korban pertama yang ditemukan oleh tim Search and Rescue (SAR) Pantai Parangtritis adalah Andreas Setya Budi (16) pada pukul 09.40 dan Rizki Firmansyah (16) pada pukul 10.40. Keduanya adalah siswa SMP Muhammadiyah I Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, yang sedang berwisata.
Adapun tiga korban lainnya masing-masing Soni Hariyono (19) asal Lampung dan Ecky (21) asal Ngawi, Jawa Timur, keduanya mahasiswa Institut Pertanian Yogyakarta serta satu lagi Arif Budi Kuncoro (16), siswa SMP Muhammadiyah I Paguyangan.
Mereka terseret arus Sabtu pagi. Ketiga siswa SMP Muhammadiyah I Paguyangan ikut menjadi korban setelah berusaha menolong dua mahasiswa yang hendak tenggelam lebih dulu.
Komandan Peleton tim SAR Suroyo mengatakan, kedua jasad korban ditemukan berjarak 3 km dari tempat tenggelam. "Kami terus melakukan penyisiran, termasuk semalam. Tadi saat kami menyisir pantai menemukan mereka dalam posisi terdampar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang