IHSG Tidak Bisa Bangkit

Kompas.com - 02/02/2009, 16:29 WIB

JAKARTA, SENIN — Angka deflasi Januari 2009 sebesar 0,07 persen tak bisa mengangkat perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebaliknya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (2/2), justru melemah 1,65 persen.
    
"Kayaknya angka deflasi tak bisa mengangkat perdagangan di BEI, justru sentimen bursa regional dan global yang masih dominan," kata Analis Riset PT Valbury Asia Securities Krisna Dwi Setiawan, seperti dikutip Antara di Jakarta.

IHSG BEI ditutup turun 22,024 poin menjadi 1.310,643. Sedangkan indeks Kompas100 turun 1,93 persen dan indeks LQ45 terkoreksi 2,14 persen serta Jakarta Islamic Index melemah 2,30 persen.
    
Menurut Krisna, indeks BEI bergerak melemah karena sentimen eksternal membuat para pelaku pasar saham masih khawatir dengan kondisi perekonomian global, terutama AS.

"Mereka masih takut terjadi krisis yang lebih dalam di AS, walaupun mengalami deflasi kembali, orang masih pada menunggu perkembangan AS, takut terjadi apa-apa," tegasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin ini mengumumkan bahwa selama Januari 2009 mencatat adanya deflasi sebesar 0,07 persen, sementara inflasi year on year (tahunan) sebesar 9,17 persen.

Krisna juga mengungkapkan bahwa indeks BEI mengikuti pelemahan bursa regional, seperti indeks Nikkei-225 di bursa Tokyo menyusut 1,47 persen, bursa Hong Kong dengan indeks Hang Seng yang melemah 3,14 persen dan bursa Singapura dengan indeks Straits Times yang turun 1,81 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau