Laporan wartawan Kompas Iwan Santosa
JAKARTA, SELASA — Tujuh pendaki Gunung Salak asal Universitas Yarsi Jakarta, yang dinyatakan hilang sejak hari Sabtu lalu, dapat bertahan hidup dengan memakan daun-daun yang tumbuh di dalam hutan.
Menurut salah satu anggota tim SAR, Dr Dyke, yang memberikan keterangan pers di Universitas Yarsi, Selasa (3/2) siang, ketujuh pendaki tersebut sudah kehabisan perbekalan sejak beberapa hari terakhir. "Namun, mereka bisa bertahan dengan mamakan tumbuh-tumbuhan di dalam hutan," kata Dr Dyke.
Seperti yang telah diberitakan Kompas.com sebelumnya, ketujuh pendaki tersebut ditemukan sekitar pukul 11.00. Saat ini, tim SAR dan rektorat Universitas Yarsi sedang mengupayakan pengembalian mereka ke Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang