Yang Jual Dollar AS Masih Sedikit, Rupiah Masih Susah

Kompas.com - 04/02/2009, 09:54 WIB

JAKARTA, RABU -  Rupiah Rabu (4/2) pagi, naik meski masih berkutat di level 11.600. Posisi beli mata uang RI ini ada pada  Rp 11.680 per dollar AS sedangkan beli di Rp 11.690 per dollar AS.

"Pelaku pasar menilai saatnya untuk melepas dollar setelah menguat, namun aksi lepas dollar AS relatif kecil sehingga kenaikan rupiah tidak besar," kata Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova di Jakarta, Rabu.
    
Rully Nova mengatakan, pelaku pasar berspekulasi melepas dollar AS hanya untuk memberi nafas terhadap rupiah yang terus tertekan hingga mendekati angka Rp 12.000 per dollar AS. "Rupiah sebelumnya sempat terpuruk hingga di atas Rp 11.700 per dollar AS yang memungkinkan mata uang Indonesia terus mendekati angka Rp 12.000 per dollar AS," ucapnya.
    
Rupiah, lanjut dia, kemungkinan akan mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI) yang akan kembali memasuki pasar melakukan intervensi guna menahan tekanan yang negatif itu. "Karena itu, kenaikan rupiah juga tidak terlepas dari pengamatan BI di pasar terhadap bank-bank asing yang bermain valuta asing," katanya.

BI, menurut Rully, akan berusaha menjaga rupiah berada pada kisaran Rp 11.300 sampai Rp11.500 per dollar AS yang dinilai cukup aman, namun apabila terus terpuruk hingga mencapai Rp 12.000 per dollar AS, maka dikhawatirkan mata uang itu akan terus melemah. "Kami memperkirakan rupiah akan berjalan ketat untuk menuju angka Rp 12.000 per dollar AS karena BI juga akan berusaha menahannya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau