Siap-siap! 2009 Indonesia Bakal "Hard Landing"

Kompas.com - 04/02/2009, 14:18 WIB

JAKARTA, RABU — Mantan Menteri Perekonomian Indonesia Rizal Ramli memperkirakan, perekonomian Indonesia tahun ini akan mengalami hard landing. Pasalnya, empat mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak berfungsi dengan maksimal.

Keempat mesin pertumbuhan tersebut adalah ekspor, investasi, konsumsi swasta, dan konsumsi pemerintah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya mencapai 3,3 persen.

Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia ini memperkirakan, pertumbuhan ekspor Indonesia akan menurun dari 20 persen pada tahun 2008 menjadi minus 5 persen tahun ini. "Krisis keuangan dunia menyebabkan permintaan dunia terhadap hasil-hasil bumi Indonesia berkurang sehingga tahun ini ekspor tidak dapat menjadi motor perubahan," ujar Rizal pada acara Economy Outlook 2009: A Year of Retrenchment and Hidden Risks, Rabu (4/2) di Hotel Mulia, Jakarta.

Sementara itu, baik nilai investasi portofolio, maupun investasi langsung yang mengalir ke Indonesia di tahun 2009 akan turun. Alasannya, sejak dua tahun terakhir ini, banyak perusahaan sekuritas bermodal minim yang melakukan leverage tinggi pada saat booming di pasar modal. Akibatnya, ketika harga saham terkoreksi tajam, pasar modal pun terkena imbas masalah keuangan yang berlipat ganda.

Sementara itu, di sektor konsumsi swasta, lanjut Rizal, daya beli masyarakat diperkirakan akan merosot, dengan tingkat inflasi 6 persen. Menurunnya daya beli masyarakat akan memengaruhi pertumbuhan konsumsi swasta. Rizal memperkirakan pertumbuhan konsumsi swasta hanya mencapai 3,5 persen, berbeda dengan target pemerintah sebesar 5,4 persen.

"Satu-satunya harapan adalah konsumsi pemerintah. Namun, kita lihat sejak empat tahun terakhir, konsumsi pemerintah hanya mencapai 80 persen dari total anggaran. Hal ini disebabkan manajemen yang tidak kuat sehingga banyak proyek-proyek yang sudah ada dananya, tapi tidak berjalan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau