YOGYAKARTA, RABU - Sultan Hamengku Buwono X menyatakan siap kalah dalam bursa pencalonan presiden 2009. Jika akhirnya tidak mendapatkan sekoci politik yang akan membawanya menjadi capres, Sultan akan mengembalikan mandat dan meminta maaf kepada seluruh pendukungnya.
Hal itu diungkapkan Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta, Rabu (4/2) malam saat bertemu dengan sejumlah pimpinan media di Jawa Tengah dan Yogyakarta serta para wartawan dalam forum "Sultan Mendengar". "Kalau kalah saya akan meminta maaf kepada rakyat," katanya.
Sultan mengatakan, siap memberikan penjelasan kepada masyarakat soal kekalahan tersebut melalui Pisowanan Agung jika memang masyarakat menginginkannya. Seperti diketahui deklarasi Sultan sebagai capres disampaikan dalam acara P isowanan Agung yang dihadiri ratusan ribu orang di Yogyakarta Oktober lalu.
Menurut Sultan, jika pada akhirnya nanti tidak juga memiliki sekoci atau partai politik yang akan mengusungnya sebagai capres pada pilpres 2009, itu berarti tempat pengabdianya memang bukan di posisi sebagai presiden.
Sampai saat ini belum ada partai politik yang secara resmi menyatakan akan mengusung Sultan sebagai capres kecuali Partai RepublikaN. Kalau nanti saya kalah dan tidak maju berarti pengabdian saya tidak di situ, katanya.
Sultan mengakui berhadapan dengan calon incumbent memang tidak ringan karena memiliki berbagai keunggulan. Meski demikian, Sultan tetap optimistis bahwa peluangnya sebagai capres pada pilpres 2009 tetap terbuka lebar.
Keyakinan ini didasarkan pada perkiraan akan sulit bagi sebuah parpol bisa mengusung capres sendiri dengan adanya aturan meraih 25 persen suara. Karena itu, bakal terjadi koalisi-koalisi antarparpol. Di situlah akan terjadi dialog dan negosiasi siapa yang bakal diusung sebagai capres. (RWN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang