Sultan Akan Minta Maaf kepada Masyarakat Jika Gagal

Kompas.com - 05/02/2009, 03:28 WIB

YOGYAKARTA, RABU - Sultan Hamengku Buwono X menyatakan siap kalah dalam bursa pencalonan presiden 2009. Jika akhirnya tidak mendapatkan sekoci politik yang akan membawanya menjadi capres, Sultan akan mengembalikan mandat dan meminta maaf kepada seluruh pendukungnya.

Hal itu diungkapkan Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta, Rabu (4/2) malam saat bertemu dengan sejumlah pimpinan media di Jawa Tengah dan Yogyakarta serta para wartawan dalam forum "Sultan Mendengar". "Kalau kalah saya akan meminta maaf kepada rakyat," katanya.

Sultan mengatakan, siap memberikan penjelasan kepada masyarakat soal kekalahan tersebut melalui Pisowanan Agung jika memang masyarakat menginginkannya. Seperti diketahui deklarasi Sultan sebagai capres disampaikan dalam acara P isowanan Agung yang dihadiri ratusan ribu orang di Yogyakarta Oktober lalu.

Menurut Sultan, jika pada akhirnya nanti tidak juga memiliki sekoci atau partai politik yang akan mengusungnya sebagai capres pada pilpres 2009, itu berarti tempat pengabdianya memang bukan di posisi sebagai presiden.

Sampai saat ini belum ada partai politik yang secara resmi menyatakan akan mengusung Sultan sebagai capres kecuali Partai RepublikaN. Kalau nanti saya kalah dan tidak maju berarti pengabdian saya tidak di situ, katanya.

Sultan mengakui berhadapan dengan calon incumbent memang tidak ringan karena memiliki berbagai keunggulan. Meski demikian, Sultan tetap optimistis bahwa peluangnya sebagai capres pada pilpres 2009 tetap terbuka lebar.

Keyakinan ini didasarkan pada perkiraan akan sulit bagi sebuah parpol bisa mengusung capres sendiri dengan adanya aturan meraih 25 persen suara. Karena itu, bakal terjadi koalisi-koalisi antarparpol. Di situlah akan terjadi dialog dan negosiasi siapa yang bakal diusung sebagai capres. (RWN)  

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau