WASHINGTON, KAMIS — Presiden AS Barack Obama mengatakan, para eksekutif tinggi perusahaan yang mendapat bantuan dari pemerintah tidak boleh lagi menerima bayaran lebih dari setengah juta dollar setahun.
Perintahnya menyusul laporan bahwa belum lama ini perusahaan-perusahaan Wall Street membayar 18 miliar dollar sebagai bonus tahun lalu. Padahal, saat itu ekonomi terjungkal ke dalam resesi dan perusahaan-perusahaan mengupayakan bantuan keuangan besar-besaran dari pemerintah.
Obama mengatakan, 500.000 dollar hanyalah sepersekian gaji yang diterima sejumlah eksekutif. Tetapi katanya, membayar gaji sangat besar kepada pemimpin perusahaan yang memerlukan bantuan pemerintah untuk terus bertahan hidup hanya menyebabkan kemarahan pembayar pajak karena menghadiahi kegagalan.
Para pakar pemerintah mengatakan, gaji rata-rata 106 juta pekerja di Amerika di bawah 38.000 dollar setahun. Sebelumnya, jaksa agung Amerika yang baru, Eric Holder, mengatakan, Selasa (3/2), ia tidak berencana melakukan apa yang disebutnya pencarian orang-orang yang menerima bonus itu. Tetapi, ia mengatakan, Kejaksaan Agung akan mencari dan menuntut kasus-kasus penipuan dan pelanggaran yang mengakibatkan krisis ekonomi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang