JAKARTA, KAMIS — Makin sempitnya lapangan kerja apalagi di tengah-tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu membuat kreativitas generasi muda untuk membangun bisnisnya sendiri menjadi kebutuhan mendesak.
"Kebiasaan sarjana-sarjana kita seusai lulus adalah mengirimkan sebanyak mungkin lamaran pekerjaan. Ini masalah yang selalu akan timbul jika tak ada solusi," ujar Deputi Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Sudradjat Rasyid dalam sambutannya di acara jumpa pers Shell Livewire Business Start-up Awards 2009 di Jakarta, Kamis (5/2).
Namun, sayangnya banyak generasi muda dari daerah yang datang ke perkotaan karena mengaku kesulitan modal dan minimnya keahlian untuk mengelola usaha sendiri di daerahnya.
Padahal, banyak sekali potensi daerah yang dapat dikembangkan sebagai bisnis baru. Sudradjat mengatakan, sebenarnya banyak kesempatan yang dibangun oleh institusi pemerintahan ataupun perusahaan untuk memfasilitasi rencana usaha yang ingin dibangun generasi muda dari daerah.
Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri mengembangkan sejumlah program untuk menggerakkan ekonomi berbasis lokal, seperti pendidikan kader kewirausahaan pemuda dan pembangunan sentra-sentra usaha pemuda. "Tujuannya agar pemuda-pemuda di desa tidak pergi ke kota dan mengembangkan ekonomi pedesaan serta menarik kembali pemuda-pemuda dari kota untuk kembali ke desa," tutur Sudradjat.
Dari pengembangan usaha pemuda di Majalengka dari tahun 2007-2008, sekitar 450 pemuda yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Menpora mendirikan usahanya masing-masing hingga akhirnya berkembang menjadi 2.700 usaha. Pada tahun 2009 Menpora menyiapkan anggaran Rp 30 miliar untuk mengembangkan bisnis generasi muda di Indonesia sebagai antisipasi tingginya angka pengangguran melalui fokus desa pertanian di Indonesia bagian barat serta desa pantai di bagian tengah dan timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang