JAKARTA, JUMAT — Mata uang RI, rupiah, Jumat (6/2) sore ditutup menguat 35 poin menjadi Rp 11.725/11.775 dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya, Rp 11.760/11.780 per dollar AS, karena pelaku mulai melepas setelah hampir tiga pekan terus menguat.
"Pelaku berspekulasi melepas dollar untuk mencari untung. Namun, aksi lepas itu dilakukan hanya sebagian kecil pelaku pasar," kata Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova, di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, pelaku pasar lebih suka memegang dollar AS ketimbang rupiah karena aksi lepas itu cenderung tidak besar, "Apalagi para pemain besar menjelang akhir penutupan pasar sudah tidak berada di pasar, mereka telah meninggalkan pasar menyambut liburan akhir pekan," katanya.
Menurut dia, pelaku pasar besar masih hati-hati, mereka mengamati kinerja ekspor Indonesia yang pada Januari 2009 mengalami penurunan hampir 50 persen. "Bahkan ekspor Indonesia sepanjang tahun ini diperkirakan tumbuh hanya tiga persen sehingga pelaku pasar sangat hati-hati untuk melepas dollarnya," katanya.
Kenaikan rupiah saat ini, lanjut dia, juga didukung oleh penerbitan obligasi pemerintah dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan berkisar antara 4,5 dan 5 persen. "Namun, pertumbuhan ekonomi akan semakin tumbuh, apabila perbankan juga segera menurunkan tingkat suku bunganya, terutama bunga kredit modal kerja," katanya.
Rupiah, menurut dia, masih sulit untuk bisa kembali ke angka Rp 11.500 per dollar AS karena diperkirakan sepanjang semester pertama 2009 kecenderungan pasar terhadap mata uang Indonesia itu negatif.
Namun, kenaikan rupiah saat ini diharapkan merupakan awal yang baik untuk segera kembali menguat menjauhi angka Rp 12.000 per dollar AS, "apalagi Bank Indonesia telah komit untuk menjaga rupiah agar tidak mendekati angka Rp 12.000 per dollar AS dan siap masuk pasar untuk melakukan intervensi," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang