Sananta Bangkit, Taklukkan Bank Sumsel

Kompas.com - 06/02/2009, 23:45 WIB

GRESIK, JUMAT - Juara bertahan putra Jakarta Sananta kembali bangkit menunjukkan kelasnya sebagai tim kuat. Pada lanjutan Sampoerna Hijau Voli Proliga di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (6/2), mereka membekuk pendatang baru Palembang Bank Sumsel 3-1 (19-25 25-21 25-20 25-23).

Sananta yang terlambat panas, harus kehilangan set pertama. Tetapi mereka bisa bangkit di tiga set selanjutnya untuk menyegel poin kemenangan.

Penampilan impresif pemain asal Amerika Serikat, Nick Scheftie yang memiliki tinggi badan 204 cm, mampu menutup celah kelemahan Sananta pada blok dan "quicker".

Seringkali gerakan Scheftie mengecoh pemain lawan untuk memberi kesempatan rekannya melakukan serangan tajam yang membuahkan poin. Menang mudah 25-20 pada set ketiga, Sananta sempat mendapat perlawanan dari Bank Sumsel di set keempat.

Namun, kematangan mental Joko Murdianto dan kawan-kawan yang mampu melepaskan diri dari tekanan lawan, membuat Sananta mampu merebut set keempat 25-23 dan menyudahi perlawanan Bank Sumsel.

"Kemenangan ini efek dari hasil sama di seri sebelumnya di Jakarta. Motivasi anak-anak cukup tinggi untuk memenangkan pertandingan di seri terakhir ini," kata asisten pelatih Jakarta Sananta, Benny Martarius.

Sementara itu di sektor putri, Jakarta BNI Taplus memenangi duel sesama tim sekota melawan Jakarta Elektrik PLN. Jakarta BNI menang susah payah dengan skor 3-2 (29-31 25-23 25-20 20-25 15-6), dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari dua jam.

Dua pemain asing BNI Taplus, Danielle Mancuso (Amerika Serikat) dan Jo Escobar (Brasil) menjadi motor kemenangan timnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau