GRESIK, JUMAT - Juara bertahan putra Jakarta Sananta kembali bangkit menunjukkan kelasnya sebagai tim kuat. Pada lanjutan Sampoerna Hijau Voli Proliga di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (6/2), mereka membekuk pendatang baru Palembang Bank Sumsel 3-1 (19-25 25-21 25-20 25-23).
Sananta yang terlambat panas, harus kehilangan set pertama. Tetapi mereka bisa bangkit di tiga set selanjutnya untuk menyegel poin kemenangan.
Penampilan impresif pemain asal Amerika Serikat, Nick Scheftie yang memiliki tinggi badan 204 cm, mampu menutup celah kelemahan Sananta pada blok dan "quicker".
Seringkali gerakan Scheftie mengecoh pemain lawan untuk memberi kesempatan rekannya melakukan serangan tajam yang membuahkan poin. Menang mudah 25-20 pada set ketiga, Sananta sempat mendapat perlawanan dari Bank Sumsel di set keempat.
Namun, kematangan mental Joko Murdianto dan kawan-kawan yang mampu melepaskan diri dari tekanan lawan, membuat Sananta mampu merebut set keempat 25-23 dan menyudahi perlawanan Bank Sumsel.
"Kemenangan ini efek dari hasil sama di seri sebelumnya di Jakarta. Motivasi anak-anak cukup tinggi untuk memenangkan pertandingan di seri terakhir ini," kata asisten pelatih Jakarta Sananta, Benny Martarius.
Sementara itu di sektor putri, Jakarta BNI Taplus memenangi duel sesama tim sekota melawan Jakarta Elektrik PLN. Jakarta BNI menang susah payah dengan skor 3-2 (29-31 25-23 25-20 20-25 15-6), dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari dua jam.
Dua pemain asing BNI Taplus, Danielle Mancuso (Amerika Serikat) dan Jo Escobar (Brasil) menjadi motor kemenangan timnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang