Banjir Air Tak Masalah, Banjir Buaya..Walah...Walah

Kompas.com - 07/02/2009, 06:54 WIB

Polisi di Negara Bagian Queensland, timur laut Australia, sejak hari Rabu (4/2), mengeluarkan peringatan kepada penduduk setempat agar berhati-hati di rumah atau saat berkendaraan. Pesan agar berhati-hati ini disampaikan karena banjir yang melanda sekitar 60 persen wilayah Queensland menyebabkan buaya yang banyak terdapat di sana berkeliaran ke rumah-rumah dan jalan.

Seorang pengemudi mobil di Townsville dilaporkan menabrak seekor buaya yang melintang di jalan. Buaya sepanjang 1,6 meter itu membuat si pengemudi tidak bisa lagi menghindar.

Juga ada tiga laporan soal tiga buaya ukuran besar yang ditemukan dalam rumah di wilayah Teluk Carpentaria. Dua badai siklon belakangan ini menyebabkan hampir 3.000 rumah kebanjiran.

Kalau banjir air saja sih masih maklum. Air sungai yang meluap membuat buaya-buaya ikut terseret banjir dan terdampar di rumah dan jalan raya.

Tentara sudah diminta ikut mengatasi situasi berkeliarannya buaya-buaya yang jelas tidak akan berkompromi jika menemukan manusia. Warga berharap tentara membantu agar buaya tetap di dalam air, sementara para korban banjir, terutama anak-anak, tetap aman di tempat kering. Maklum, buaya juga suka mencari tempat kering untuk berjemur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau