JAKARTA, SABTU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengadakan validasi akhir surat suara yang sedianya dihadiri seluruh KPU provinsi dan partai politik peserta pemilu, Sabtu (7/2), di Gedung KPU, Jakarta Pusat.
Namun, hingga validasi dibuka anggota KPU, Andi Nurpati, pada pukul 14.00, sembilan partai politik belum hadir. Padahal, sedianya validasi dimulai pukul 13.00.
Andi mengatakan, ketidakhadiran parpol peserta pemilu akan menghambat kelancaran proses berikutnya. KPU sendiri sudah menjadwalkan launching cetak perdana surat suara pada Minggu (8/2) besok, di Surabaya, Jawa Timur.
"Target KPU, hasil validasi akan selesai hari ini, terutama untuk DPR RI dan provinsi yang memang sudah diprioritaskan. Oleh karena itu, kami mohon dukungan parpol karena, sampai saat saya buka, masih ada yang belum hadir. Padahal sudah diundur satu jam. Hal ini bisa menghambat kelancaran proses berikutnya," kata Andi.
Petugas absensi peserta mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat dan menelepon perwakilan parpol yang belum hadir. Hingga pukul 14.30, berdasarkan absensi, partai-partai yang belum hadir adalah Partai Patriot, PPP, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Merdeka, PPDI, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Karya Perjuangan, PAN, dan Gerindra.
Pada validasi akhir ini, KPU Provinsi dan parpol memeriksa validitas nama caleg dari partainya, logo partai, dan penempatan dapil. Jika dinilai sudah benar, maka perwakilan parpol harus memberikan persetujuannya sebelum dicetak menjadi surat suara. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang