JAKARTA, SABTU - Penggunaan kartu kredit berbasis syariah Hasanah Card hanya dibatasi pada sejumlah merchant yang dinilai halal. General Manager BNI Syariah Ismi Kusyaryanto menyatakan, saat ini terdapat 90 ribu merchant yang dapat diakses mempergunakan kartu kredit ini.
Namun begitu, guna membatasi kemungkinan-kemungkinan produk tidak halal dalam wilayah merchant, Ismi mengembalikan kepada hati nurani si pemilik. "Di manapun yang dianggap tidak halal, saat digesek akan ditolak. Namun untuk pembelian barang seperti di supermaket, yang menjual ragam makanan dengan ketentuan haram atau tidaknya kembali ke penggunanya sendiri," ungkap Ismi di sela Festival Ekonomi Syariah 2008, di gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (7/2 ).
Ismi menambahkan pula, kondisi perekonomian Indonesia yang terimbas krisis keuangan global tidak menyurutkan gairah bisnis perbankan berbasis syariah di tanah air. Pertumbuhan bisnis perbankan berbasis syariah mencapai 60 persen hingga tahun ini, adalah buktinya.
"Sebenarnya segi fundamental lebih bagus saat krisis ekonomi 1998, selain itu jumlah penduduk hingga 250 juta menjadi potensi pasar yang besar," jelas Ismi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang