Wapres Minta Garuda Siapkan Penerbangan ke Eropa

Kompas.com - 08/02/2009, 13:17 WIB

Laporan wartawan Kompas Suhartono dari Den Haag

DEN HAAG, MINGGU — Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan telah meminta direksi PT Garuda Indonesia untuk mempersiapkan pesawatnya sejak sekarang untuk penerbangan ke Eropa bilamana pada Juni mendatang larangan terbang ke Eropa dicabut oleh Uni Eropa.

Hal itu disampaikan Wapres saat ditanya pers seusai bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenender di kediaman dinas PM Belanda di Catshuis, Den Haag, Belanda, Sabtu (7/2) waktu setempat

Dalam pertemuan itu, Wapres Kalla ditemani Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfie, Duta Besar RI di Belanda JE Habibie, Sekretaris Wapres Tursandi Alwi, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.

Wapres melakukan kunjungan kerja selama tiga hari dua malam. Sebelumnya, Wapres Kalla melakukan kunjungan kerja di Belgia, Amerika Serikat, dan Jepang. "Memang, kita tidak membicarakan masalah larangan terbang ke Eropa dengan PM Belanda karena itu masalah teknis dan bukan politik. Sekarang ini tinggal sekitar 10 masalah lagi yang masih tersisa yang harus diselesaikan oleh kita agar Garuda bisa terbang lagi ke Eropa. Akan tetapi, itu lebih baik dari sebelumnya 68 masalah yang harus kita selesaikan sebelumnya," tandas Wapres.

Menurut Wapres, mengantisipasi dibukanya izin terbang Garuda Indonesia ke Eropa, pihaknya sudah mengingatkan manajemen Garuda sekarang ini untuk mempersiapkan segalanya. "Jadi, kalau nanti larangan terbangnya dicabut pada Juni mendatang, Garuda sudah siap melayani lagi," tambah Wapres.

Sebelumnya, Garuda Indonesia dilarang terbang sejak setahun terakhir setelah banyak syarat dan ketidaklayakan yang dinilaia kurang dipenuhi Garuda sehingga izin terbangnya dicabut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau