Laporan wartawan Kompas Suhartono dari Den Haag
DEN HAAG, MINGGU — Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan telah meminta direksi PT Garuda Indonesia untuk mempersiapkan pesawatnya sejak sekarang untuk penerbangan ke Eropa bilamana pada Juni mendatang larangan terbang ke Eropa dicabut oleh Uni Eropa.
Hal itu disampaikan Wapres saat ditanya pers seusai bertemu dengan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenender di kediaman dinas PM Belanda di Catshuis, Den Haag, Belanda, Sabtu (7/2) waktu setempat
Dalam pertemuan itu, Wapres Kalla ditemani Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfie, Duta Besar RI di Belanda JE Habibie, Sekretaris Wapres Tursandi Alwi, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.
Wapres melakukan kunjungan kerja selama tiga hari dua malam. Sebelumnya, Wapres Kalla melakukan kunjungan kerja di Belgia, Amerika Serikat, dan Jepang. "Memang, kita tidak membicarakan masalah larangan terbang ke Eropa dengan PM Belanda karena itu masalah teknis dan bukan politik. Sekarang ini tinggal sekitar 10 masalah lagi yang masih tersisa yang harus diselesaikan oleh kita agar Garuda bisa terbang lagi ke Eropa. Akan tetapi, itu lebih baik dari sebelumnya 68 masalah yang harus kita selesaikan sebelumnya," tandas Wapres.
Menurut Wapres, mengantisipasi dibukanya izin terbang Garuda Indonesia ke Eropa, pihaknya sudah mengingatkan manajemen Garuda sekarang ini untuk mempersiapkan segalanya. "Jadi, kalau nanti larangan terbangnya dicabut pada Juni mendatang, Garuda sudah siap melayani lagi," tambah Wapres.
Sebelumnya, Garuda Indonesia dilarang terbang sejak setahun terakhir setelah banyak syarat dan ketidaklayakan yang dinilaia kurang dipenuhi Garuda sehingga izin terbangnya dicabut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang