Jual Spesimen Surat Suara, Laris Manis

Kompas.com - 08/02/2009, 13:47 WIB

JAKARTA, MINGGU — Spesimen surat suara Pemilu 2009 sesuai standar Komisi Pemilihan Umum dijual kepada para calon legislatif yang hadir di acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat. Selain membantu menyosialisasikan tata cara pemungutan suara, para penjual ini jeli memanfaatkan peluang para caleg untuk menyosialisasikan tata cara pemungutan suara bagi pendukungnya di daerah.

Salah satu penjual spesimen surat suara yang ditemui pada Minggu (8/2), Maimunah (19), yang sedang menjajakan dagangannya ke beberapa caleg yang hadir di acara tersebut. "Kami memang mengopi surat suara yang didapat dari KPU dan diperbanyak di percetakan dengan desain, ukuran, warna, serta lipatan yang sama dengan ketentuan KPU," kata gadis berjilbab asal Bandung itu.

Ia menjual satu set spesimen surat suara yang telah dilipat dengan lima lipatan dengan tambahan label untuk kebutuhan sosialisasi caleg. "Nanti untuk kebutuhan caleg tinggal diberi label di surat suaranya, ada tiga label, untuk kabupaten atau kota warna hijau, provinsi warna biru dan pusat warna kuning," ujarnya.

Satu set spesimen surat suara yang dijual oleh Maimunah diberi harga Rp 20.000 per satuannya. "Kalau beli dua kami beri diskon, jadi harganya Rp 30.000 untuk dua item," katanya.

Maimunah menangguk untung tak sedikit dari bisnis yang baru dimulai sejak Rakernas PDI-P di Solo, Januari lalu. "Kami memang baru mulai, tapi tiap hari bisa terjual 1.000 lembar, ya kalau bicara untung lumayanlah. Lagian sekalian menyosialisasikan tata cara pemungutan suara ke masyarakat," tuturnya.

Saat ini ia membawa 2.000 spesimen untuk dijual pada Rapimnas Partai Demokrat. "Hingga siang ini saja sudah terjual 500 lembar, ya semoga ramailah hari ini," tuturnya. "Ya kan harapannya, kader yang membeli ini untuk disosialisasikan ke daerah supaya nanti masyarakat di daerah tak salah pilih," sambungnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau