NEW YORK, SELASA — Kalangan investor di bursa saham Wall Street, New York, menantikan langkah baru yang akan diambil untuk menyelamatkan industri keuangan. Sejumlah investor juga mengamati kondisi pasar saat para pemimpin politik mempertimbangkan program stimulus ekonomi yang diajukan oleh Presiden Barack Obama.
Senat diharapkan meloloskan rancangan undang-undang (RUU) stimulus ekonomi senilai 827 miliar dollar AS, Selasa (10/2). Namun, Pemerintah Obama masih menghadapi kendala merekonsiliasi RUU Senat dengan RUU versi Dewan Perwakilan Rakyat AS senilai 819 miliar dollar AS yang telah lebih dulu diloloskan.
Republik dan Demokrat masih belum menemukan kata sepakat mengenai paket stimulus yang dirancang untuk menarik ekonomi AS dari resesi terburuk dalam beberapa dasawarsa. Washington masih terus berupaya agar RUU tersebut disahkan oleh Presiden Barack Obama pertengahan bulan ini.
Indeks industrial Dow Jones turun 9,72 atau 0,12 persen dan ditutup pada 8.270,87. Nilai sejumlah indikator saham terkemuka beragam setelah mengalami rally panjang pekan lalu.
Indeks saham The Standard & Poor’s 500 naik 1,29 atau 0,15 persen menjadi 869,89. Sementara indeks gabungan Nasdaq turun 0,15 atau 0,01 persen menjadi 1.591,56.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang