WASHINGTON, SELASA — Presiden AS Barack Obama menegaskan tidak akan membiarkan Al Qaeda atau pimpinannya, Osama bin Laden, bebas beroperasi tanpa hukuman dari tempat persembunyiannya di Afganistan.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin (9/2) malam, Obama mengatakan, ketika sistem politik berjalan di Irak, tidak demikian di Afganistan. Obama mengakui, Afganistan lebih sulit dibandingkan Irak. "Kami harus bertindak cerdas dan efektif," katanya.
Presiden kulit hitam pertama AS itu juga menjelaskan tidak mempunyai batasan waktu untuk meninjau ulang kebijakannya di Afganistan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang