Pegadaian Targetkan Laba 2009 Tembus Rp 1 Triliun

Kompas.com - 10/02/2009, 17:21 WIB

JAKARTA, SELASA — Perum Pegadaian menargetkan keuntungan tahun 2009 mencapai lebih dari Rp 1 triliun mengingat kepercayaan masyarakat dinilai masih tinggi. Pada tahun 2008, Perum Pegadaian mendapatkan laba kotor Rp 940 miliar rupiah.

"Tahun 2009 kita targetkan triliun lah bukan miliar lagi," kata Direktur Utara Perum Pegadaian Chandra Purnama, di sela acara pemberian beasiswa Perum Pegadaian kepada para pelajar di Sampoerna Foundation Jakarta, Selasa (10/2).

Selain itu, Chandra mengatakan bahwa omzet tahun 2009 juga akan ditingkatkan hingga Rp 48 triliun. Angka tersebut Rp 14,5 triliun lebih tinggi dibandingkan tahun 2008 yang mencapai Rp 33,5 triliun.

"Saat ini sudah ada 17 juta nasabah dan akan terus meningkat yang menggunakan layanan pegadaian," kata Chandra yakin.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha Perum Pegadaian Wasis Djuhar mengatakan, upaya pencapaian target profit dibarengi dengan program penambahan 1.000 outlet di berbagai wilayah. Sampai akhir tahun 2008, Perum Pegadaian sudah memiliki 2.089 outlet.

"Hingga bulan ini sudah menjadi 2.740 mungkin sisanya akan selesai bulan depan," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau