WASHINGTON, SELASA — Nike, Selasa (10/2), mengatakan, akan melakukan PHK sebanyak 1.400 pegawai di seluruh dunia untuk membantu perusahaan raksasa produsen alas kaki dan perlengkapan atletik ini mengatasi dampak penurunan tajam ekonomi global.
Jumlah yang mencerminkan 4 persen dari 35.000 karyawan perusahaan yang berbasis di Beaverton, Oregon, AS, ini adalah bagian dari restrukturisasi, termasuk pengkajian kembali seluruh rantai pasokan, dari sumber dasar hingga jejak kaki ritel.
"Keputusan pengurangan angkatan kerja kami adalah sesuatu yang sulit, tetapi itu akan menempatkan bisnis kami dalam kemungkinan posisi yang kuat untuk melanjutkan profitabiltas dan pertumbuhan jangka panjang," kata Mark Parker, Kepala Eksekutif Nike, dalam sebuah pernyataannya.
"Di tengah iklim ekonomi sekarang, itu lebih penting daripada mempertajam fokus kami pada konsumen untuk memaksimalkan peluang untuk inovasi produk dan pengelolaan merek di pasar," kata dia.
Jumlah pasti, waktu, dan lokasi pengurangan pegawai tersebut belum diketahui hingga perusahaan selesai melakukan pengkajian pada akhir tahun fiskal sekarang pada Mei.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang