Hore... LPS Janji Bayar Korban Century

Kompas.com - 11/02/2009, 11:31 WIB

JAKARTA, RABU — Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) menenangkan nasabah Bank Century yang terjerumus berinvestasi di reksadana terbitan PT Antaboga Delta Sekuritas. LPS berjanji akan membayar uang nasabah, dengan syarat hasil audit memperlihatkan hasil penjualan reksadana tercatat sebagai dana nasabah.

Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan, Bank Century pasti akan mengembalikan dana yang berstatus milik nasabah bank. "Namun, utang bank di luar dana pihak ketiga tentu merupakan kewajiban manajemen Bank Century," tutur Firdaus.

Seingat Firdaus, manajemen Bank Century yang lama menyatakan, nasabah Antaboga bukan merupakan nasabah bank. Dengan alasan itu, Firdaus menilai, manajemen bank yang bertanggung jawab menyelesaikan dana nasabah milik Antaboga, bukan LPS.

Tanggung jawab LPS, kata Firdaus, adalah melakukan penambahan likuiditas bank untuk memenuhi kewajiban kepada nasabah. LPS tak sampai mengurusi pembayaran kewajiban ke tiap-tiap nasabah.

Manajemen bank yang berperan mengatur likuiditas, termasuk suntikan modal dari LPS. Injeksi dana segar dari LPS juga bermaksud untuk meningkatkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Century.

Saat LPS mengambil alih kendali Bank Century, CAR bank tersebut sudah minus. LPS pun menyuntikkan dana hingga Rp 2 triliun ke Bank Century untuk menaikkan CAR bank tersebut jadi 8 persen.

LPS tak akan selamanya menguasai Bank Century. LPS harus menarik kembali dana yang sudah mereka tanamkan di Bank Century pada tahun ketiga atau keempat. Caranya dengan menjual saham Bank Century.

Kasus menguapnya dana nasabah Antaboga kian meruyak setelah polisi mengumumkan penyelidikan kasus ini pada awal Desember 2008. Nasabah Antaboga semuanya merupakan nasabah Bank Century. Adalah karyawan Bank Century yang menawarkan produk investasi Antaboga kepada para nasabah tersebut. (Kontan)

 
 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau