Dicadangkan, Van der Vaart "Ngedrop"

Kompas.com - 12/02/2009, 02:40 WIB

MADRID, RABU — Gelandang serang Real Madrid, Rafael van der Vaart, mengakui mentalnya jatuh karena merasa terlalu sering dicadangkan. Pemain asal Belanda ini merasa heran dan aneh dengan status barunya sebagai pemain cadangan.

"Aku tidak merasa penampilanku jelek dan, sebelum di Madrid, aku selalu menjadi pilihan utama pelatih," kata Van Der Vaart.

Van der Vaart sadar, kedatangannya ke Santiago Bernabeu awal musim ini hanya sebagai "ban serep" karena Madrid gagal mendapatkan Cristiano Ronaldo. Namun, pada paruh musim pertama, pemain berusia 26 tahun ini merasa mampu tampil prima dalam sejumlah laga perdana dan selanjutnya baik-baik saja.

Namun, memasuki paruh kedua, Van der Vaart mulai merasa dibuang. "Awalnya, aku sempat begitu yakin akan mencapai puncak karier bersama Madrid. Namun, dalam beberapa laga terakhir, aku tidak mendengar namaku disebut pelatih sebagai starter," aku mantan pemain Hamburg SV dan Ajax Amsterdam ini.

Walau terbuang dan kehilangan kepercayaan dari pelatih, Van der Vaart tetap berusaha bijaksana demi menghormati kontraknya bersama "Los Blancos". Ia bahkan ingin menjadi bagian penting dalam sejarah klub raksasa Spanyol itu.

"Aku masih berangan-angan menjadi bagian penting sejarah klub ini dan ingin meraih banyak gelar bersama Madrid," imbuh pemain blasteran Belanda-Spanyol ini. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau