Thailand Siap Atasi Rohingya

Kompas.com - 12/02/2009, 04:44 WIB

JAKARTA, KAMIS - Thailand akan memberikan dukungan penuh pada penyelesaian masalah manusia perahu etnis Rohingya asal Myanmar dan Banglades. Terkait tuduhan  kekerasan yang dilakukan militer Thailand kepada orang-orang Rohingya, Pemerintah Thailand mengundang badan independen hak asasi manusia untuk turut melakukan investigasi.

Menteri Luar Negeri Thailand Kasit Piromnya mengungkapkan hal itu seusai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Rabu (11/2). Kasit juga sempat membahas hal itu di Departemen Luar Negeri.

Pemerintah Thailand menilai Bali Process merupakan mekanisme efektif untuk mencari solusi bagi permasalahan pengungsi Rohingya. ”Lebih dari 10 tahun lalu, Indonesia dan Thailand mendapat banyak pengalaman dari langkah-langkah komprehensif mengatasi masalah manusia perahu Vietnam. Dengan bekal pengalaman itu, melalui Bali Process serta kerja sama dengan UNHCR, kita akan bekerja sama untuk mencari solusi masalah Rohingya,” ujar Kasit.

Kasit juga menegaskan, Pemerintah Thailand memberi akses seluas-luasnya kepada komunitas internasional untuk turut memastikan tidak terjadi kekerasan kepada orang-orang Rohingya yang singgah di negeri itu. Ia mengatakan, kekerasan mungkin terjadi pada satu-dua orang di antara para pengungsi dan terekspos oleh media.

Investigasi menyangkut hal itu telah dilakukan oleh otoritas Pemerintah Thailand dan komisi hak asasi manusia yang bersifat independen di negeri itu. ”Kami juga bekerja sama erat dengan UNHCR dan komunitas internasional dalam Bali Process dengan inisiatif Pemerintah Indonesia,” ujarnya. (DAY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau