Li Na Repotkan Jankovic

Kompas.com - 12/02/2009, 23:28 WIB

PARIS, KAMIS - Unggulan kedua, Jelena Jankovic dari Serbia, memerlukan tiga set untuk mengalahkan petenis China, Li Na, dengan 6-0 3-6 6-2 dan mencapai perempat final Paris Terbuka, Kamis (12/2). Ini merupakan kemenangan pertama Jankovic atas Li Na di lapangan keras.

Jankovic, yang di babak sebelumnya harus berjuang keras untuk mengalahkan Francesca Schiavone dari Italia, tampaknya akan menang mudah saat ia unggul 6-0 3-1. Tetapi ia kemudian banyak melakukan kesalahan sendiri dan membuat lawannya bangkit kembali untuk memenangi set kedua sebelum menguasai kembali pertandingan di set menentukan.

Petenis nomor tiga dunia itu menyelamatkan tiga break point dan berhasil dalam match point pertamanya melalui pukulan forehand yang gagal dikembalikan oleh Li.

"Ada beberapa pemain yang selalu menyulitkan anda, meskipun ia pertingkatnya tidak tinggi," kata Jankovic. "Saya tidak cocok dengan gaya permainannya. Ia membuat saya tidak bisa mengembangkan permainan."

Jankovic kemudian akan berhadapan dengan favorit tuan rumah, Alize Cornet, unggulan kelima, yang maju ke delapan besar di event tertutup tersebut setelah berhasil mengatasi petenis Slovakia, Daniela Hantuchova, 1-6 6-4 6-2. Cornet sempat terjatuh saat unggul 5-3 di set kedua.

"Saya terjatuh dengan berat badan tertumnpu pada kaki dan pergelangan tangan. Jadi saya mengalami rasa sakit selama sekitar 10 menit." (AP/CAY)

- Hasil pertandingan:

Babak kedua Jelena Jankovic (SRB x2) bt Li Na (CHN) 6-0, 3-6, 6-2 Alize Cornet (FRA x5) bt Daniela Hantuchova (SVK) 1-6, 6-4, 6-2.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau