KIK EBA Hanya Terserap Rp 11 Miliar

Kompas.com - 13/02/2009, 11:29 WIB

JAKARTA, JUMAT - Penerbitan perdana sekuritisasi aset KPR atau Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Danareksa SMF I-KPR BTN minim peminat. Dari Rp 100 miliar yang diterbitkan tahap pertama, hanya rp 11 miliar yang terserap. Sisanya Rp 89 miliar harus diserap PT Sarana Multigriya Finansial selaku pembeli siaga.

"Yang terserap hanya Rp11 miliar, sisanya Rp 89 miliar harus dibeli SMF, namun nanti juga bisa dijual kembali ke secondary market," ujar Direktur Utama SMF, Erica SOeroto, di Jakarta, Kamis (12/2).

Erica mengatakan produk ini merupakan kali pertama yang menggunakan KPR BTN, sehingga wajar bila investor masih belum terkesan menunggu. Namun pihaknya tetap yakin, produk tersebut bisa terserap dengan baik, melalui mekanisme pasar sekunder. Menurutnya, meski tahap pertama terserap minim, namun ini merupakan awal yang baik. Sebab kedepannya memang akan ada EBA berikutnya.

Direktur Utama PT Standard Chartered Securities Indonesia, Daniel Nainggolan, yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi mengatakan ada tiga investor yang sudah membeli produk KIK EBA perdana tersebut. Tiga investor tersebut, terdiri dari dua bank dana pensiun serta pembeli siaga itu sendiri, yaitu SMF sendiri. Sementara dua bank dana pensiun tersebut, tidak lain dari PT Bank Tabungan Negara and PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Daniel menyatakan investor ritel dapat memiliki KIK EBA melalui pasar sekunder. Satuan perdagangan yang ditetapkan sebesar Rp1. KIK EBA perdana Danareksa dengan kode perdagangan DSMF-1 itu diterbitkan dalam dua tranche. Tranche A dan tranche B. Namun untuk trance B tidak diperdagangankan lagi, karena sudah terserap. "Tranche B tidak dipasarkan, karena sudah diserap BTN," terangnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau