Cara Air Tingkatkan Gairah Seks

Kompas.com - 14/02/2009, 11:01 WIB

HANGAT dan panas di ranjang tak hanya melelahkan, tetapi juga membuat Anda haus. Sebaliknya, dengan cukup air di tubuh Anda, aksi lebih dahsyat akan Anda dapatkan saat berhubungan intim.

Beragam penelitian menunjukkan bahwa tercukupinya kebutuhan air menjadi faktor krusial dalam melawan kelelahan sehingga membuat banyak pasangan kehilangan gairahnya saat kadarnya meredup di tubuh dan memilih tidur daripada bercinta.

Minum air sesuai takaran juga menjadi salah satu gaya hidup sehat di samping mengatur pola makan dan latihan fisik. Semua itu dapat mengurangi risiko munculnya penyakit kardiovaskular (pembuluh darah dan jantung). Demikian kata para ahli dari Johns Hopkins University.

Masalah-masalah kardiovaskular kerap kali mengiringi hidup para pria. Karena itu hati-hati. Salah satunya cobalah dengan mengonsumsi air yang cukup. Air juga akan membantu mengatur tekanan darah serta meningkatkan kemampuan aliran darah. Dua hal ini penting dalam proses ereksi seorang pria.

"Hidrasi atau tercukupinya air dalam tubuh juga akan membantu wanita," jelas Dr Colin Wilson, B Sc.

Katanya, air berguna bagi selaput-selaput mukosa, menolong memperbaiki sistem kardiovaskular, saluran kencing, dan yang terpenting fungsi seksual. Jadi, mulai sekarang, banyaklah minum air. Kembung deh! *

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau