JAKARTA, MINGGU - Beberapa hari ini, muncul iklan Partai Golkar di televisi-televisi. Iklan tersebut menggambarkan persatuan di antara tokoh-tokoh Partai Golkar. Padahal, sudah bukan rahasia kalau para tokoh Golkar sedang bersinggungan.
Salah satu tokoh Partai Golkar Akbar Tanjung menanggapi ringan tentang penayangan iklan itu. Menurut dia, setiap tokoh partai itu memang memiliki kesamaan dalam memajukan partai. Namun, belum tentu mereka mereka memiliki pendapat yang sama.
"Biar masyarakat tahu, tokoh Golkar sebetulnya bersatu. Ada kesamaan dan saya katakan memang dalam kaitan kepentingan perjuangan Golkar, tentu kita semua satu. Tetapi dalam rangka mencapai perjuangan itu, bisa saja ada perbedaan. Itu lah demokrasi," ujar Akbar Tanjung, kepada wartawan di Hotel Sahid Jakarta, Minggu ( 15/2 ).
Namun dia menampik iklan tersebut dibuat untuk menutupi selisih paham di antara para tokoh Partai Golkar. Walau ada gambaran seperti itu, lanjutnya, persoalan yang dihadapi internal Golkar hanya perbedaan pendapat dalam proses demokrasi.
"Seperti dalam penetapan calon presiden. Saya sudah katakan supaya Golkar bisa melakukan konvensi, kalau tidak, dilakukan dalam mekanisme terbuka yang demokratis dan melibatkan seluruh jajaran partai dari pusat sampai bawah," tuturnya.
Akbar menjelaskan tujuan tim pencitraan partai dalam menayangkan iklan tersebut adalah ingin menyampaikan persatuan dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu. Tim, katanya, ingin mengiklankan tokoh-tokoh yang mempunyai kontribusi pembangunan partai di waktu lalu.
"Kita semua punya kepentingan supaya golkar mendapat dukungan dan kepercayaan rakyat dalam pemilu 2009 ," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang