JK: Perbaikan Infrastruktur 6 Bulan, asal...

Kompas.com - 16/02/2009, 15:28 WIB

JAKARTA, SENIN - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla tampak sangat percaya diri menyampaikan visi misi ekonomi partainya dan menjawab pertanyaan para panelis, pada dialog pengusaha dan parpol, Senin (16/2) di Jakarta. Panelis Shinta Widjaja Kamdani menanyakan dan menagih komitmen partai tersebut mengenai perbaikan infrastruktur yang mendukung jalannya kegiatan usaha, seperti pelabuhan.

Dengan santai, JK yang juga masih menjabat wakil presiden menjawab, kurang dalam satu tahun, pemerintah berhasil memperbaiki infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus meningkatkan kapasitas penampungan barang di pelabuhan tersebut. "Apakah bisa kurang dari setahun kalau menang pemilu? Enam bulan, misalnya," tanya moderator.

JK menjawab, "Bisa saja. Asal pilih, jangan lupa," kata JK santai, yang disambut tawa peserta dialog.

Dalam paparan visi misi ekonominya, kebijakan umum sektor riil yang dirancang Golkar menempatkan peningkatan dan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu hal yang akan dilakukan jika menjadi penguasa. Infrastruktur tersebut di antaranya, jalan, jembatan, pengairan, pelabuhan, bandara, perhubungan, dan telekomunikasi.

Pembangunan dan peningkatan infrastruktur, ditargetkan juga bisa mendorong peningkatan ekspor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau