Suami Selingkuh di Tambang, Istri "Ngamar" dengan Pria Lain

Kompas.com - 17/02/2009, 10:02 WIB

WATAMPONE, SELASA —  Jajaran Kepolisian Wilayah (Polwil) Bone mengamankan pasangan selingkuh, An (17), warga Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, dan Ek (20), warga Desa Mario, Kecamatan Dua Boccoe, Bone, Senin (16/2).

Keduanya kedapatan berada dalam satu kamar di Kelurahan Maccanang, Kota Watampone, dan tidak bisa menunjukkan surat nikah. Mereka diamankan atas laporan warga yang curiga atas gerak-gerik keduanya.
    
An yang telah memiliki seorang anak mengaku baru dua bulan mengenal Ek dan mengaku biasa dirayu. Ek juga kerap membelikan pakaian untuk anaknya. Suami An adalah pencari emas di Bombana, Sulawesi Tenggara.
                
Menurut An, suaminya, Ar, sudah empat bulan tidak pulang dan ia mendengar isu bahwa suaminya juga selingkuh di Bombana dengan wanita lain. Bahkan, menurut yang ia dengar, suaminya telah menikah lagi.
    
Saat diamankan di Mapolwil Bone, An tidak kuasa menahan tangisnya. Sementara Ek, mengaku sudah minta izin pada ibu An dan hubungan mereka atas dasar suka sama suka. Dalam keterangannya kepada penyidik, An terkesan berbelit-belit.  
Terkadang dia mengatakan masih sebagai istri Ar, namun dalam keterangan lain ia mengatakan sudah bercerai.
    
Kanit Buser Polwil Aiptu Sudarman mengatakan, mereka diamankan atas laporan warga yang mengatakan ada pasangan yang berbuat mesum. Bagi An, kasus ini akan dilaporkan kepada suaminya. Ek dikenakan Pasal 284 ayat 1 E, dan An dikenakan pasal yang sama ayat 2 E tentang perzinahan dengan ancaman kurungan 9 bulan. (ans)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau