Galliani: Pikirkan Piala UEFA dan Zona Champions!

Kompas.com - 17/02/2009, 22:19 WIB

MILAN, SELASA — Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani menginginkan agar para pemainnya segera melupakan kekalahan dari Inter Milan akhir pekan lalu. Kini, Milan harus fokus pada turnamen Piala UEFA dan mengejar zona Liga Champions musim depan.

Kekalahan "I Rossoneri" dari tuan rumah Inter, Minggu (15/2) lalu, sangat memukul pendukung Milan. Pelatih Milan Carlo Ancelotti bahkan hampir putus harapan mengejar gelar Scudetto musim ini. Milan sulit untuk mengejar 11 angka di bawah Inter dalam 14 pertandingan sisa.

"Tidak ada yang perlu diomongkan ketika kami kalah, kami sebaiknya hanya bicara saat kami menang," kata Galliani jelang pertandingan lawan Werder Bremen di Piala UEFA.

Bagi Milan, mengejar gelar Piala UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub merupakan peluang paling realistis musim ini. Inilah satu-satunya turnamen di luar liga yang masih melibatkan tim "Merah-Hitam" tersebut. Turnamen ini sekaligus menjadi satu-satunya harapan meraih gelar di kancah Eropa karena musim lalu "Il Diavolo" terpeleset dalam perburuan mengejar zona Liga Champions.

Bagi Milanisti, hanya mencari gelar di turnamen kelas dua Eropa jelas kurang bergengsi. Pendukung Milan sangat ingin mencari gelar Scudetto musim ini. Apa daya, upaya itu baru bisa berhasil jika Milan terus bekerja keras hingga akhir dan berharap "I Nerazzurri" bakal tergelincir di sisa musim.

"Apa yang orang-orang katakan tidak menarik bagi saya, tidak ada gunanya berdebat," tambahnya. "Kami kini memikirkan Piala UEFA dan Liga Champions. Sasaran kami adalah kembali ke Liga Champions dan bermain baik di Serie A. Kami akan kembali bermain tanpa masalah."

Milan baru akan mencicipi babak 32 besar Piala UEFA pada Rabu (18/2) atau Kamis dini hari WIB. Babak ini masih sangat jauh dari partai puncak sehingga Milan masih membutuhkan proses panjang untuk memfokuskan diri sebelum mencapai partai puncak. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau