Ambisi Gila Mourinho Lawan Tim Terbaik Eropa

Kompas.com - 17/02/2009, 23:20 WIB

MILAN, SELASA — Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, mengakui Manchester United adalah tim terkuat Eropa saat ini. Ia sadar jika ada orang yang menganggapnya gila karena ia berambisi bertemu MU di Liga Champions. Baginya, melawan juara bertahan merupakan tantangan besar.

Bagi Mourinho, pertemuan MU dan Inter di Liga Champions seperti mimpi yang jadi kenyataan. Sebelum undian 16 besar dilakukan akhir tahun lalu, pelatih berjuluk "The Special One" ini sudah sangat antusias ingin bertemu MU. Ia berambisi mengambil gelar tim terbaik yang disandang "The Red Devils".

"Sebelum pengundian, saya berharap bisa bertemu MU dan orang bilang saya pasti sudah gila," kata Mourinho kepada MUTV. "Saya ingin melawan mereka karena ini tantangan besar dan karena itu pertandingan alot."

"Undian itu sangat spesial bagi pemain saya dan saya tidak perlu memotivasi mereka untuk duel ini. Pertandingan terbaik adalah melawan tim terbaik dan tim terbaik saat ini adalah Manchester United."

Ketika masih melatih Chelsea, Mourinho memiliki rekor bagus setiap kali bertemu pasukan Sir Alex Ferguson. Ia hanya sekali kalah dari "Setan Merah", yaitu pada lanjutan Premier League, November 2005. Saat itu, MU menang 1-0. Di luar itu, Mourinho mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang bersama Chelsea.

Catatan emasnya akan diuji lagi di babak 16 besar Liga Champions mulai akhir Februari nanti. Kondisi kedua kubu kini berlainan. Mourinho belum pernah menghadapi MU di Liga Champions, sementara Inter pernah kalah dari MU di turnamen yang sama. Sebagai pemegang gelar juara bertahan, MU kini semakin kuat baik dalam bertahan maupun menyerang.

"Mereka (MU) kuat ketika bertahan dan berbahaya saat menyerang," ujar pelatih yang membawa FC Porto juara Liga Champions 2003/04 itu. "Anda bisa melihat bakat pemain mereka di lapangan dan di bangku cadangan, dan Anda tahu mereka sulit dikalahkan."

Bermodal hasil bagus selama melatih "The Blues" plus pemain pengalaman di Inter, pelatih asal Portugal ini yakin bakal mengubah sejarah dengan mengalahkan tim terkuat di Eropa. "Tim saya juga punya banyak pengalaman. Kami punya banyak pemain bertalenta dan kami tahu cara bermain di laga besar," tambahnya.

Duel pertama kedua tim bakal digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (24/2). Adapun laga kedua bakal dihelat di Old Trafford, Rabu (11/3). (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau