Diduga Peras Pencopet, Dua Oknum Polisi Kena Sanksi

Kompas.com - 18/02/2009, 12:59 WIB

YOGYAKARTA, RABU — Dua oknum  polisi di Poltabes Yogyakarta dikenai sanksi disiplin oleh unit Pelayanan, Pengaduan, dan Penegakan Disiplin (P3D) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena diduga memeras pencopet.
      
"Kami masih memeriksa dua anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Poltabes Yogyakarta yang dilaporkan memeras pencopet," kata  Direktur Reskrim Polda DIY Kombes Yovianes Mahar di Yogyakarta, Rabu (18/2).
      
Menurut dia, saat ini dua oknum anggota polisi tersebut masih dalam pemeriksaan intensif di P3D Polda DIY untuk dikonfirmasi benar atau tidak  laporan tersebut. "Sanksi disiplin saat ini sudah dikenakan, namun jika nanti kedua oknum tersebut terbukti memeras akan ditindak sesuai hukum," katanya.
       
Sejumlah pencopet yang mengaku insaf mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta karena mereka sering diperas anggota polisi. Selanjutnya mereka didampingi staf LBH melaporkan kasus tersebut ke Polda DIY.     
"Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti, dan jika terbukti akan tetap diproses sesuai aturan hukum," katanya.
       
Ia mengatakan, penegakan hukum tetap diberikan kepada seluruh anggota polisi yang melanggar disiplin maupun menyimpang dalam melaksanakan tugas.
        
Ketika ditanya operasi pencopet yang gencar dilakukan Polda DIY dalam beberapa waktu terakhir karena ada laporan tersebut, Yovianes mengatakan, razia pencopet tidak ada hubungannya dengan pengaduan maupun laporan pemerasan. "Razia yang dilakukan ini untuk menekan kejahatan di jalanan dan salah satu sasarannya adalah aksi para pencopet," katanya.
      
Ia menambahkan, selain pencopet, sasaran razia lainnya adalah pencuri, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, maupun kajahatan lainnya yang meresahkan masyarakat. "Fokus razia ini bukan hanya pencopet, tetapi perbuatan yang meresahkan masyarakat, termasuk penagih utang yang menggunakan cara-cara kekerasan dan ancaman," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau