Lengan Sexy Berkat Latihan Dumbbell

Kompas.com - 18/02/2009, 15:56 WIB

Banyak wanita punya problem dengan trisepnya. Seiring dengan pertambahan usia, sepertinya lengan atas bukannya tambah kencang, malah sebaliknya. Biarpun sudah sering berolahraga dan latihan angkat dumbbell setiap hari, daerah ini tetap saja kendur. Inti masalahnya bisa jadi tidak pada rutinitas latihan atau bobot dumbbell yang kita gunakan.

Ubah Pola Latihan

Berolahraga secara teratur memang akan membuat kita tetap bugar dan sehat. Tetapi ternyata, jika kita selalu melakukan pola latihan yang sama, dengan bobot yang sama, dan dengan jumlah repetisi gerakan yang sama, itu tidak akan efektif. Bahkan otot pun kenal yang namanya rasa bosan. "Otot kita akan cenderung berhenti berkembang, ketika ia telah bisa beradaptasi dengan gerakan yang itu-itu saja," kata Wayne Westcott, PhD, Direktur Riset Senior di bidang kebugaran di South Shore YMCA, Quincy, Massachussetts. Agar bisa melewati masa plato, coba terapkan beberapa hal berikut:

Gabungkan jenis gerakan

Jangan hanya melakukan gerakan yang khusus untuk membentuk satu otot saja. Variasikan juga dengan melakukan berbagai gerakan yang ikut mengencangkan daerah sekitar otot yang jadi target latihan. Dengan begitu, hasil latihan akan lebih cepat terlihat, kata Westcott. Selain itu, pola latihan ini juga akan menghindarkan kita dari risiko cidera. Ingat, cidera bisa terjadi karena kita melakukan gerakan yang sama secara berlebihan.

Ikuti metode 6 hitungan

Angkat beban dalam dua hitungan. Lalu, turunkan dalam empat hitungan. Hitungan seperti ini akan memberikan cukup tantangan bagi kita. Mengapa? Dalam posisi turun, otot kita akan harus bekerja dengan lebih keras, karena kontraksi yang diterima juga lebih kuat. Porsi waktu yang lebih lama akan membuat otot harus bekerja lebih keras lagi, jelas Westcott.

Contoh latihan

Satu rangkaian terdiri atas 10 ulangan. Lakukan 2-3 kali seminggu. Yang diperlukan: bangku dan sepasang dumbbell.

1. Overhead Press (Mengencangkan bahu dan lengan)

Berdiri dengan kedua kaki terbuka selebar pinggul, kencangkan perut, kedua kaki menjejak mantap di lantai. Angkat dumbbell di atas bahu, kedua telapak tangan menghadap ke depan, siku membentuk sudut tegak lurus (lihat gambar). Angkat dumbbell lurus ke atas dalam dua hitungan, tahan (siku boleh sedikit menekuk). Lalu, perlahan turunkan tangan kembali ke posisi awal dalam 4 hitungan.

2.  Chest Press (Mengencangkan dada, bahu, dan trisep)

Berbaring telentang di atas bangku, kaki menjejak di lantai, pegang dumbbell dengan tangan, rentangkan di atas dada, telapak tangan menghadap ke depan. Tekuk siku ke arah samping tubuh sambil menurunkan beban ke arah dada dalam 4 hitungan (siku jangan sampai turun di bawah bangku). Angkat beban ke atas lagi ke posisi awal dalam 2 hitungan.

3. Bent-Over Row (Mengencangkan punggung bagian atas dan otot bisep)

Kaki kanan berlutut dan tangan kanan berpegangan di atas bangku. Kaki kiri menjejak di lantai, kencangkan otot perut. Punggung membentuk garis lurus dari kepala hingga bokong. Pegang dumbbell dengan tangan kiri, julurkan lurus ke bawah bahu, telapak tangan menghadap ke bangku. Tarik siku ke arah atas hingga sebatas tulang rusuk dalam 2 hitungan. Lalu, turunkan kembali ke posisi awal dalam 4 hitungan.

4. Standing Triceps Extension (Mengencangkan tricep)

Berdiri dengan kedua kaki terbuka selebar pinggul, kencangkan perut, kaki menjejak mantap di lantai, dan kedua tangan terentang lurus di atas kepala, memegang dumbbell. Kedua telapak tangan saling berhadapan. Turunkan dumbbell dalam gerakan lurus ke arah belakang kepala dalam 4 hitungan, sehingga posisi siku dekat dengan telinga. Angkat kembali ke posisi awal dalam 2 hitungan.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau