Lagi, Israel Serang Gaza

Kompas.com - 18/02/2009, 16:34 WIB

GAZA, RABU — Pesawat-pesawat tempur Israel menyerang sejumlah lokasi di Jalur Gaza selatan, Rabu (18/2). Insiden itu menimbulkan sejumlah kerusakan, tetapi tidak ada korban. Demikian kata penduduk Palestina dan para pejabat keamanan Hamas.

Penduduk mengatakan, satu serangan udara ditujukan terhadap terowongan-terowongan di dalam perbatasan Mesir di kota Rafah yang digunakan para pejuang Palestina untuk menyelundupkan senjata ke Jalur Gaza yang dikuasai Hamas itu. Satu serangan lainnya menghantam kompleks keamanan di kota Khan Younis.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, pesawat-pesawat tempur menghantam tujuh terowongan dan satu sasaran lainnya di Gaza. Serangan-serangan itu dilakukan setelah para pejuang Gaza menembakkan peluru mortir ke Israel, Selasa.
     
Sejak serangan 22 hari Israel di Jalur Gaza yang baru berakhir bulan lalu dalam satu gencatan senjata, para pemimpin Israel mengatakan, mereka akan menanggapi dengan sangat keras terhadap setiap serangan roket atau mortir ke negara Yahudi itu.

Para pejabat kelompok Hamas dan Israel sedang berusaha untuk memperkuat perjanjian yang ditengahi Mesir bagi gencatan senjata yang diperpanjang, pembukaan tempat-tempat penyeberangan Gaza, dan pertukaran para tahanan di antara kedua pihak.

PM Israel Ehud Olmert, menurut rencana, akan memimpin sidang kabinet keamanannya, Rabu siang, untuk membicarakan garis besar gencatan senjata seperti itu dan kemungkinan untuk memutuskannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau