Van Basten: Milan Sudah Tua

Kompas.com - 19/02/2009, 06:20 WIB

MARCO van Basten tetap memiliki ikatan psikologis dengan AC Milan. Dia enam tahun membela klub itu. Bahkan, selama kariernya bersama "I Rossoneri", dia meraih sukses besar, baik di Liga Serie-A maupun Liga Champions.

Melatih Ajax Amsterdam, Van Basten berkesempatan melawan AC Milan. Van Basten mengaku tetap sering mengamati AC Milan, sebagai mantan klubnya. Kini, dia punya pandangan sendiri tentang "I Rossoneri". Berikut wawancaranya dengan Channel4.

Apa kesan Anda tentang AC Milan saat ini?

"Milan tetap tim yang menarik untuk ditonton. Saya mengatakan hal itu dengan penuh rasa hormat."

Bagaimana perbedaan Milan sekarang dengan dulu?

"Terus terang, saya kira AC Milan sekarang sedikit lebih tua. Perlu peremajaan. Milan saat ini jauh berbeda dengan zaman saya masih membela klub ini. Dulu, Milan mendominasi gelar. Sekarang, harus kita akui, Inter Milan yang mendominasi."

Van Basten berada di Stadion Artemio Franci untuk membawa timnya melawan Fiorentina di babak 32 besar Piala UEFA. Ini mengingatkannya saat bersama Milan tampil di kandang Fiorentina itu.

"Aku sangat ingat betul hari itu. Sangat sulit untuk dilupakan. Sebab, Milan waktu itu mencetak tujuh gol di Artemio Franchi."

Bagaimana kemungkinan Ajax melawan Fiorentina?

"Fiorentina tim yang bagus. Mereka memiliki beberapa pemain berbakat dan berpengalaman. Tahun lalu, mereka mencapai semifinal Piala UEFA. Mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk berkompetisi di tingkat Eropa."

Ajax sendiri di Eredivisie berada di urutan ketiga klasemen sementara. Apa yang terjadi dengan tim Anda?

"Sudah beberapa tahun kami berjuang untuk mengakhiri kompeitsi dengan memimpin klasemen. Sekarang, keadaan semakin sulit untuk menjuarai Eredivisie. Kami tak memiliki uang yang cukup seperti klub-klub Italia dan Inggris."

Apa yang dilakukan Ajax untuk bisa bersaing?

"Kami harus memanfaatkan aset yang ada untuk membangun tim sebaik mungkin. Kami juga harus lebih cerdik dalam membeli pemain."

Bagaimana kondisi tim?

"Seperti sebelumnya, tim kami didominasi pemain muda. Sangat sulit untuk bisa bermain konsisten. Butuh waktu, kesabaran, dan juga kepercayaan diri."

Apakah Anda punya rencana suatu saat melatih di klub Italia?

"Saya butuh waktu untuk tumbuh sebagai pelatih. Saya belum memikirkan melatih di Italia atau di negara lain pada saat ini. Saya harus berkonsentrasi ke Ajax dulu kemudian baru kita lihat bagaimana jalan ceritanya." (*)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau