MANCHESTER, KAMIS — Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, belum merasa nyaman dengan posisi timnya di puncak klasemen. Keunggulan lima poin di atas pesaing terdekat, Liverpool, tidak menjamin posisi mereka aman.
Sebelum duel lawan Fulham, Rabu (18/2), MU masih memimpin dua poin di atas "The Reds". Kemenangan di Old Trafford tadi malam membuat Gary Neville dkk kini melebarkan jarak dengan pasukan Rafael Benitez.
Namun, Ferguson justru melihat runner-up musim lalu, Chelsea, sebagai musuh yang patut diwaspadai. Jarak keduanya kini sepuluh poin. Fergie mengingatkan kejadian musim 1997/98, ketika MU unggul 12 poin di atas Arsenal. Di akhir musim, MU kehilangan gelar.
"Wajar jika saya katakan Chelsea akan berjuang menyusul kami," kata Ferguson kepada MUTV. "Sesuatu bisa terjadi. Anda akan ingat kami unggul 12 angka atas Arsenal pada 1997/98 dan kemudian kami kehilangan gelar liga."
Satu hal yang membuat Ferguson khawatir adalah cedera yang sewaktu-waktu bisa mendera pemain-pemain intinya. Wayne Rooney, misalnya, absen lebih dari sebulan dan membuat tim itu susah mencetak banyak gol.
"Kami didera banyak cedera waktu itu (musim 1997/98). Semoga dengan skuat kami saat ini, kami dapat mengatasi cedera seperti yang kami lakukan beberapa pekan terakhir. Kami punya skuat besar, kami dapat melakukan perubahan," tegas Fergie.
Rooney kembali bermain pada laga semalam. Meskipun turun sebagai pemain cadangan, striker Inggris itu langsung mencetak gol dan membuat timnya menang 3-0. Ini membuat Ferguson semakin senang karena tim terkuatnya kembali lagi.
"Saya senang, itu gol indah," said Sir Alex. "Dia (Rooney) datang telat, yang sering saya lihat darinya, dan mencetak gol pada sentuhan pertamanya."
Hingga pekan ke-25, Rooney sudah mencetak tujuh gol dari 19 kali penampilannya di Premier League.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang