JAKARTA, KAMIS - Ketua Komisi VII DPR RI Airlangga Hartarto mengatakan anggota Komisi VII DPR RI bukan anak sekolahan yang harus diatur sana sini layaknya menjawab soal-soal ujian di sekolah.
"DPR bukan kayak anak sekolah yang kalau jawab soal ini dijawab ini. DPR
lembaga pengawasan, lembaga demokrasi yang dilindungi undang-undang," kata
Airlangga kepada wartawan sebelum mengikuti rapat kerja panitia angket DPR RI dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (19/2).
Pernyataan politisi Golkar ini mengemuka menjawab pertanyaan wartawan soal
"perseteruan" Komisi VII dengan Pertamina dalam dua kali rapat terakhir. "Para direksi Pertamina harusnya pahami bagaimana demokrasi berkembang di
Dewan," katanya.
Wakil Ketua Komisi VII Sutan Bhatoegana yang duduk di samping Airlangga
menyarankanPertamina agar mengadukan oknum anggota Komisi VII DPR RI yang dianggap telah menyinggung para direksi Pertamina. "Kalau kita bicara hukum yah harus begitu. Tidak semua anggota Komisi VII itu sama yang dikatakan Pertamina. Banyak juga anggota yang kiai, tidak banyak omel, santun, kan begitu," kata politisi Demokrat ini.
Menurut dia Komisi VII tetap akan melangsungkan rapat kerja dengan Pertamina Senin 23 Februari 2009 dengan agenda utama mendengarkan klarifikasi dari
Pertamina.